اب سے ہم Elev8 ہیں

ہم صرف ایک بروکر نہیں ہیں۔ ہم ایک جامع ٹریڈنگ ایکوسسٹم ہیں—ہر چیز جو آپ کو تجزیے، ٹریڈ اور  ترقی کے لیے درکار ہو، ایک  ہی جگہ پر  ہے۔ کیا آپ اپنی ٹریڈنگ کو بلند کرنے کے لیے تیار ہیں؟

Forex Hari Ini: Fokus Pada Powell 2 & Rilis PCE Inti AS, Ketegangan Perdagangan Mungkin Meningkat

Pasar FX menyaksikan aksi risk-off klasik di sesi NY karena kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed yang lebih cepat membuat Dow mengalami penurunan 380 poin. Dolar Amerika menguat terhadap sebagian besar mata uang utama dan emas namun melemah terhadap Yen Jepang. Ekuitas Asia diperdagangkan di bawah tekanan, namun, pergerakan risk-off di pasar FX terhenti, mungkin karena beberapa trader percaya bahwa Ketua Fed Powell dapat berubah dalam penampilannya di depan Senat (hari ini).

Namun, Powell sangat optimis tentang kesehatan ekonomi AS pada hari Selasa. Selanjutnya, Fed melihat datarnya kurva imbal hasil sebagai perilaku normal. Oleh karena itu, Powell kemungkinan akan mengulangi pandangannya yang kuat mengenai ekonomi dan memperkuat ekspektasi tiga kenaikan suku bunga Fed lagi tahun ini. Hal ini, pada gilirannya, bisa menghasilkan aksi jual lain dalam penjualan aset berisiko.

Selain itu, pengeluaran konsumsi pribadi inti AS yang di atas perkiraan (dirilis pada pukul 13.30 GMT) akan menambah kepercayaan terhadap kepercayaan Powell terhadap inflasi dan membuka pintu untuk reli USD berbasis luas.

Kisah aset anti-risiko tidak berakhir di sini. Di Asia dilaporkan bahwa Gedung Putih dapat mengumumkan tarif baja dan aluminium hari ini. Pengumuman resmi bisa menandai dimulainya perang dagang penuh dengan China dan hanya akan menambah tekanan bearish seputar aset berisiko. Di tengah semua ini, angka IMP Eropa kurang mendapat perhatian dari pasar.

Ada apa selanjutnya di pasangan utama?

EUR/USD - Pembalikan bearish puncak ganda telah dikonfirmasi. MA 5 hari dan MA 10 hari cenderung turun, mengindikasikan bearish. Indeks kekuatan relatif (RSI) juga mendukung bear. Maka, nampaknya spot tersebut bisa menguji support di 1,2092 segera. Di sisi yang lebih tinggi, hanya di atas 1,2355 yang akan mengindikasikan pembatalan bearish.

GBP/USD - Penurunan kabel ke level terendah tiga minggu di 1,3743 setidaknya terjadi karena peringatan Brexit dari kepala perunding Brexit UE. Komplikasi di sisi Brexit akan memaksa investor untuk memperhitungkan penundaan kenaikan suku bunga Bank of England (BoE). Pada grafik harian, Pound terlihat lemah, berkat adanya terobosan simetris bearish dan terobosan turun dari garis tren naik (diambil dari terendah 14 November dan terendah 21 Desember). MA 5 hari dan MA 10 hari miring ke bawah untuk mendukung bear. RSI bias bearish. Maka, mata uang tersebut berada dalam posisi bertahan menjelang rilis IMP Manufaktur Inggris. Angka yang jauh meleset dari harapan bisa menghasilkan reli korektif di Pound.

USD/JPY - Penurunan pasangan ini dari ketinggian 26 Februari di 107,68 ke 106,54 (terendah sesi Asia) membebani bull. Namun, pasangan tersebut bertahan di atas 106,38 (terendah 26 Februari), yang berarti pola titik terendah yang lebih tinggi masih utuh dan bull dapat menyerang resistensi garis tren menurun jika aset berisiko stabil.

Berita utama

  • Tingkat Libor Dolar Tiga Bulan Capai Level Tertinggi 10 Tahun
  • Estimasi Belanja Modal Musiman Australia Turun 0,2% Pada Kuartal Desember
  • Australia: CAPEX Q4 Tunjukkan Kenaikan Dalam Investasi Bisnis - Westpac
  • Trump Mungkin Akan Umumkan Tarif 25% Pada Baja - Bloomberg
  • IMP Manufaktur Caixin China Secara Positif Menguat Pada Februari
  • Kuroda BOJ - Upah dan Inflasi telah agak lemah

Indeks Komoditi SDR RBA (Tahunan) Australia Februari Meleset Dari Prakiraan 4.7%

Indeks Komoditi SDR RBA (Tahunan) Australia Februari Meleset Dari Prakiraan 4.7%
مزید پڑھیں Previous

AS Pertimbangkan Sanksi Terkait Minyak Secara Luas Pada Venezuela Untuk Tekan Maduro

Reuters mengutip sebuah pernyataan dari seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, mengatakan bahwa AS mempertimbangkan untuk menerapkan sanksi
مزید پڑھیں Next